memilih modem

Untuk menjamin koneksi Internet dengan baik, seorang pengguna disarankan untuk mengenal betul perangkat modem yang akan dipilihnya. Di era informasi cepat seperti sekarang ini, modem bisa dikatakan wajib dimiliki.

Perangkat yang berasal dari singkatan MOdulator DEModulator ini sangat menunjang aktivitas seseorang yang sangat bergantung pada kecepatan informasi. Modulator merupakan bagian yang mengubah sinyal informasi ke dalam sinyal pembawa (carrier) dan siap untuk dikirimkan.

Sedangkan demodulator adalah bagian yang memisahkan sinyal informasi (yang berisi data atau pesan) dari sinyal pembawa yang diterima, sehingga informasi tersebut dapat diterima dengan baik.

Dalam beberapa bulan terakhir, keberadaan modem mengalami perkembangan yang cukup signifi kan. Perangkat yang semula menempel pada CPU, saat ini bisa dipindahtempatkan.

Dengan cara mengoneksikan ke komputer maupun laptop, pengguna dapat langsung mengakses Internet. Artinya, pengguna tidak lagi hanya terbatas pada penggunaan Internet di rumah, sebab modem memungkinkan seseorang mengakses Internet di mana pun dia berada.

Kini berbagai tipe modem ditawarkan di pasaran. Dari segi bentuk, ada yang persegi panjang dan pipih, tetapi ada pula yang bermodel flash disk.

Walaupun berbeda bentuk, kedua jenis modem ini memiliki kemampuan yang sama, menyediakan sistem komunikasi dua arah.

Bila ditanya soal beda, mungkin hanya terletak pada ukuran. Modem yang berbentuk flash disk tentu lebih kecil, dan bagi beberapa orang dianggap lebih ringkas.

Walaupun merupakan barang yang dapat dipindahtempatkan atau bersifat mobile, ternyata tidak semua modem memiliki kemampuan sama. Ada modem yang digunakan dengan tingkat mobilitas yang tinggi, tetapi ada juga jenis modem yang hanya digunakan dengan tingkat mobilitas tidak terlalu tinggi.

Dengan perbedaan tingkat mobilitas tersebut, kelancaran akses Internet tentu menjadi terpengaruh. Demikian juga dengan pilihan suatu kawasan tertentu.

Jika sinyal tidak kuat di suatu lokasi, maka jaringan akan sulit ditangkap oleh modem. Sebaliknya, jika kawasan yang bersangkutan bersinyal baik, maka Internet bisa langsung diakses.

Karenanya, untuk mendapat sinyal yang maksimal, pilihan terbaik adalah dengan memilih modem eksternal sesuai dengan yang dilewati sinyal suatu operator seluler.

Soal pemilihan modem ini, Ruby Hermanto, Division Head Core Product & Branding Smart Telecom, mengatakan jika pengguna membutuhkan akses-akses data dengan file yang besar dengan kecepatan tinggi, maka konsumen membutuhkan modem yang memiliki kapasitas yang besar. “Modem dengan ukuran mega umumnya merupakan modem dengan kecepatan tinggi,” kata Ruby.

Pada umumnya, masyarakat menggunakan modem tersebut untuk keperluan mengunduh (download) fi lm atau musik. Tetapi, jika hanya membutuhkan modem sebagai sarana untuk Facebook, Twitter, atau chatting, pengguna cukup menggunakan modem yang memiliki kemampuan ratusan kilobyte.

Selain disesuaikan dengan penggunaan, besarnya kapasitas modem akan berpengaruh pada harga yang mesti dibayar oleh konsumen.

Sebagai contoh, salah satu operator telekomunikasi menawarkan harga paket unlimited berlangganan senilai 45.000 rupiah per bulan dengan kecepatan 153,6 kbps. Sementara untuk kecepatan 3,1 Mbps, harga yang ditawarkan senilai 140 ribu rupiah per bulan.

Untuk itu akan lebih bijak jika pemilihan modem disesuaikan dengan kebutuhan pengguna. Hindari Panas Sebelum memilih modem dan menggunakannya, konsumen perlu mengenali keberadaan modem, apakah telah termasuk dalam paket operator telekomunikasi atau berupa hardware.

Jika modem telah dilengkapi oleh operator telekomunikasi, berarti modem tersebut telah siap untuk digunakan. Sedangkan jika berupa hardware, pengguna harus memperhatikan hal-hal yang telah disebutkan sebelumnya.

Ketika akan memilih jenis modem tertentu atau merek modem tertentu, pengguna sebaiknya tidak tergiur oleh harga murah. Menurut Ruby, jika harganya terlalu murah, ada kemungkinan kualitas modem tersebut tidak baik.

“Tidak tertutup kemungkinan modem yang ditawarkan merupakan daur ulang dari produk modem dari luar negeri. Makanya harganya bisa lebih murah,” katanya. Harga modem bergantung pada kekuatan yang dimilikinya, sehingga sangat bervariasi.

Untuk modem dengan kecepatan tinggi harganya sekitar 900 ribu rupiah, namun ada juga yang harganya berkisar antara 300 ribu hingga 400 ribu rupiah. Selain dipertimbangkan dari sisi harga, pengguna juga harus memperhatikan soal garansi.

Rata- rata setiap produsen memberi garansi selama satu tahun. Adanya garansi pada produk elektronik berarti bahwa produk tersebut memiliki layanan purnajual. Pada dasarnya, modem tidak dapat digunakan selama 24 jam, namun hal itu bukan berarti bahwa perangkat ini tidak dapat ditancapkan dalam kurun waktu lama di komputer.

Ruby mengatakan bahwa modem tetap dapat dihubungkan pada komputer atau laptop, asalkan tidak mentransmisikan data. “Di kantor, saya selalu mencolokkan modem mulai dari pukul 7 pagi hingga 9 malam. Dan kondisi ini tetap aman,” kata Ruby.

Namun demikian, pengguna tetap harus memperhatikan keawetannya. Jangan sampai modem menjadi panas, sebab hal ini akan memperpendek usia perangkat tersebut. Panas pada modem bisa terjadi jika perangkat ini dituntut bekerja terlalu keras. “Modem yang sulit mendapatkan sinyal akan bekerja untuk memperoleh sinyal yang diharapkan.

Akibatnya, modem menjadi panas karena bekerja terlalu keras,” kata Ruby. Untuk menghindari hal tersebut, modem sebaiknya ditempatkan di dekat jendela.

Pada posisi ini, sinyal akan mudah ditangkap. Kalau modem yang dioperasionalkan dan ditempatkan di dalam ruangan, maka sinyal akan terhalang, di antaranya oleh dinding, sehingga akses data akan terhambat. Selain itu, Ruby berpendapat bahwa perangkat yang berisi software data tersebut tidak terkait dengan kondisi suhu tertentu.

Kinerjanya akan tetap baik di ruangan dengan pendingin (AC) atau tidak. Dan satu hal yang harus diingat, modem sebaiknya tidak digunakan untuk menstransmisikan data secara terusmenerus. Sebab alat elektronik itu tidak dirancang untuk dapat digunakan secara terus menerus dan memiliki batas kemampuan operasional.

sumber  : koran jakarta

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: